You are currently viewing Bermain Judi Online Bisa Masuk Penjara, Ini Pidana Judi

Bermain Judi Online Bisa Masuk Penjara, Ini Pidana Judi

GAMEJUDIONLINE – Oleh karena itu, sebelum membahas masalah di atas, sebaiknya pahami dulu hukum pidana judi Indonesia itu sendiri. Ayat 3 Pasal 303 KUHP menyatakan bahwa bermain judi online adalah permainan apa saja, dan peluang memperoleh keuntungan tergantung pada keberuntungan, karena pemainnya lebih terlatih atau lebih efisien. Ini termasuk semua taruhan kompetisi atau keputusan permainan lainnya yang tidak dibuat antara peserta Tayuplay, dan semua taruhan lainnya.

Saat ini sudah banyak peraturan pidana judi yang mengatur perjudian di Indonesia dalam hal perjudian online. Dengan kata lain, dalam Pasal 303 bis ayat (1) KUHP, dan perjudian online diatur dalam Pasal 27 (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008. Informasi dan Transaksi Elektronik (“UUITE”) jo. Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (“UU 19/2016”).

Ayat (1) Pasal 303 bis KUHP

Pidana Judi

(1) Diancam dengan pidana penjara paling lama 4 tahun atau denda paling banyak Rp 10 juta:

  1. Siapa pun yang memanfaatkan kesempatan untuk melakukan perjudian dengan melanggar ketentuan Pasal 303.
  2. Mereka yang berjudi di jalan umum atau di samping jalan umum atau di tempat-tempat yang dapat diakses oleh masyarakat umum. Namun, kecuali diizinkan oleh otoritas terkait untuk melakukan perjudian.

Pasal 303 KUHP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 303 ayat 1 angka 1 KUHP juga menyebutkan bahwa izin diperlukan terutama untuk melihat dan menggunakan permainan judi.

Namun, izin dilarang untuk segala bentuk dan jenis perjudian[1], dan pemerintah Indonesia berusaha untuk menghapuskan segala bentuk dan jenis perjudian di seluruh Indonesia. [2]

Kemudian, Pasal 27 Ayat (2) UU ITE menyatakan bahwa hal-hal yang dilarang adalah sebagai berikut:

Membuat informasi atau dokumen elektronik, termasuk konten perjudian, mendistribusikan, mengirimkan atau menyediakannya kepada siapa pun, dengan sadar dan tanpa hak.

Di sisi lain, Pasal 45 ayat (2) UU 19/2016

Pidana Judi

Setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan informasi elektronik, dokumen elektronik dan/atau dokumen elektronik yang mengandung konten perjudian sebagaimana diatur dalam Pasal 27 ayat (2), dan mentransmisikan dan/atau menyediakan informasi elektronik di dalamnya, dipidana dengan pidana penjara jangka waktu hingga 6 tahun. Dia adalah dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000,00 (1 miliar rupiah).

Berdasarkan uraian di atas, pidana judi segala bentuk perjudian atau perjudian dilarang. Oleh karena itu, baik perjudian langsung maupun online menimbulkan ancaman pidana bagi regulator dan penjahat, sebagaimana disebutkan dalam pasal di atas.

Sesuai dengan pertanyaan Anda, kami akan secara khusus membahas pidana judi di perjudian online yang diatur oleh regulator asing/asing.

Baik KUHP, UU ITE, maupun UU 19/2016 tidak spesifik tentang siapa yang mengatur perjudian. Oleh karena itu, kami menyimpulkan bahwa pidana judi terlepas dari regulator perjudian online, jika orang yang bersangkutan berjudi di tanah Indonesia, semua orang akan dihukum sesuai dengan hukum positif Indonesia.

Hal ini sejalan dengan asas Pasal 2 KUHP yang menyatakan bahwa ketentuan pidana dalam hukum Indonesia berlaku bagi siapa saja yang melakukan tindak pidana di Indonesia.

Oleh karena itu, pidana judi penjudi online bukanlah warga negara Indonesia, tetapi harus menerapkan hukuman yang berlaku di Indonesia meskipun terbukti melakukannya di Indonesia. Namun, Anda harus mengikuti prosedur yang berlaku yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana, dan Anda harus membuktikannya dengan dua alat bukti yang sah.

Nah, ini agak terkait dengan undang-undang dan peraturan tentang perjudian online. Saya harap Anda menemukan jawaban ini bermanfaat. Ini akan dipertimbangkan.

Tempat Judi Togel Online di Grebek Polda Jambi

Pidana Judi

Polisi menyerang pusat perjudian online (Togel) di sebuah toko di desa Tarambakun di kelurahan Talang Bakung Kecamatan Pall Merah Kota Jambi. Total 13 orang ditangkap dari pusat perjudian togel online tersebut.

“Kami mengetahui adanya pusat perjudian saat dipantau oleh tim internet, dan kami juga memantau situs judi togel online ini hingga terlacak aktivitasnya, dan tim langsung mengunjungi dan memeriksa situs tersebut,” kata Ditreskrimsus KBP Sigit Dany Setiyono, Kamis (11/3).

Penggerebekan tempat perjudian itu dilakukan polisi pada Rabu malam (10/3). Dari penyerangan tersebut, polisi menangkap lima perempuan dan delapan laki-laki yang bertindak sebagai admin dan petugas peringkasan data penerima setoran togel online.

“Semua pekerja ini adalah warga kota Jambi dan tinggal di situs toko ini. Semua pekerja mulai dengan administrator yang merangkum data dan kemudian, tergantung pada keadaan, mereka bermain togel online dan sebagainya. Beberapa orang menerima setoran , di masing-masing area,” kata Sigit.

Selain mengamankan 13 operator judi online, polisi mengamankan banyak barang bukti berupa laptop, printer, Wi-Fi dan barang untuk melakukan aksi judi online.

Sigit juga mengatakan bahwa tempat judi online akan beroperasi selama tiga bulan atau menjelang akhir tahun 2020. Mereka dikatakan telah pindah tempat dan menggunakan akun palsu untuk menipu petugas.

Sejauh ini, polisi telah menutup situs-situs situs judi online. Polisi juga menangkap 13 pekerja untuk penggeledahan. Tak hanya itu, polisi juga memburu pemilik server judi online dengan menghubungkan para penjudi internasional dari Singapura dan Hong Kong.

“Kami masih memburu bosnya yang memiliki server judi togel online dengan penjudi internasional baik di Singapura maupun Hong Kong,” kata Sigit.

Polisi Segera Secepatnya Penangkapan Judi Online

Pidana Judi

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diminta segera memerintahkan jajarannya untuk mengusut dan menangkap bos judi online, www.palace7toto.com dan www.palace7toto.org, FW, LCK, dan Z. Mereka diduga sudah mengkriminalisasi anak buahnya, EV.

“Kami dalam waktu dekat membuat laporan resmi di Mabes Polri dan menyerahkan bukti-bukti supaya bos judi online www.palace7toto.com dan www.palace7toto.org dapat segera ditangkap dan diadili, karena bukan saja terkait masalah perjudiannya tetapi sudah menyangkut tindak pidana pencucian uang yang dapat diancam hukuman penjara 20 tahun,” kata kuasa hukum EV, H. Onggowijaya, dalam keterangan tertulis, Jakarta, Jumat, 12 Maret 2021.

Onggo menjelaskan peristiwa dugaan kriminalisasi yang dilakukan terhadap kliennya. Awalnya, FW, LCK, dan Z melalui situs judi online www.super7bet.org dan www.super7toto.com, bersama temannya, H, S, dan O mengurangi bonus pemain judi online dari yang seharusnya 1 persen menjadi 0,7 persen.

Namun, ketiga bosnya itu melimpahkan kesalahannya kepada EV. Kemudian, EV dibawa orang tak dikenal dari tempat operasional judi online di apartemen Mediterania Tower Heliconia pada 13 Januari 2021. EV dibawa ke ruang karaoke di Panai Indah Kapuk (PIK), serta dipaksa menandatangani surat pengakuan telah menerima titipan Rp200 juta yang untuk pembelian mobil Toyota Rush.

“Rasa takut membuat EV terpaksa menandatangani surat tersebut dan diantar pulang ke rumahnya oleh orang yang berbadan besar,” ujar Onggo.

Onggo membeberkan kliennya kemudian dilaporkan seseorang yang tak dikenalnya, BC, atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan. Dasar pelaporan itu ialah surat titipan uang yang ditandatangani EV.

“Yang anehnya, Unit 5 Resmob Polda Metro Jaya bergerak cepat mendatangi kediaman EV pada tanggal 20 Januari 2021 untuk melakukan penangkapan, padahal saat itu EV sama sekali belum pernah diperiksa sebagai saksi,” ungkap Onggo.

EV saat ini ditahan di sel isolasi Rutan Polda Metro Jaya. Onggo selaku kuasa hukumnya pun belum bisa menemui EV.

Berdasarkan penelusuran, situs judi online, www.super7bet.org dan www.super7toto.com, telah berubah menjadi, www.palace7toto.com dan www.palace7toto.org. Situs judi online itu pun masih beroperasi.

Leave a Reply